Membentuk Generasi Pemimpin Toleran: Peran Sekolah dalam Menanamkan Nilai Toleransi pada Siswa Sekolah Dasar
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan,
Год журнала:
2024,
Номер
7(5), С. 4824 - 4830
Опубликована: Май 1, 2024
Pendidikan
karakter
harus
diterapkan
sejak
usia
sekolah
dasar
berusia
6-12
tahun,
tahapan
operasional
konkrit
dimana
masa
anak
memperoleh
dasar-dasar
pengetahuan
dalam
menentukan
keberhasilan
untuk
menyesuaikan
diri
pada
kehidupan
dewasa
dan
keterampilan
yang
bervariasi
pertumbuhan
perkembangan
moral.
Namun
kenyataannya
selama
ini
system
pendidikan
di
lebih
menitikberatkan
penguasaan
pengetahuan,
sementara
aspek
karakter,
moral
seolah-olah
terlupakan.
Penelitian
bertujuan
mengeksplorasi
peran
menanamkan
nilai
toleransi
siswa
dasar,
dengan
fokus
upaya
guru
serta
persepsi
terhadap
penguatan
SDN
Kedungringin
I
membentuk
generasi
pemimpin
toleran.
Melalui
wawancara
terstruktur
siswa,
penelitian
mengungkapkan
strategi
konkret
oleh
menciptakan
lingkungan
belajar
inklusif
mendukung,
tentang
pentingnya
menghargai
perbedaan
agama,
pendapat,
latar
belakang
budaya.
Hasil
menunjukkan
bahwa
meskipun
sudah
ada
dilakukan,
masih
terdapat
beberapa
tantangan
perlu
diatasi,
seperti
kurangnya
partisipasi
orang
tua
mendukung
nilai-nilai
keberagaman
agama
kelas.
Sebagai
saran,
menyarankan
adanya
kerja
sama
erat
antara
tua,
evaluasi
pemantauan
terus-menerus
efektivitas
program
toleransi.
Strategi Menanamkan Pendidikan Multikultural melalui Pembelajaran Sosial Emosional
Yanuarita Nur Hanifa,
Wilodati
Indonesian Journal of Sociology Education and Development,
Год журнала:
2024,
Номер
6(2), С. 195 - 208
Опубликована: Дек. 31, 2024
Penyelenggara
pendidikan
dihadapkan
pada
tantangan-tantangan
besar
untuk
mewujudkan
kesetaraan
di
tengah
dinamika
masyarakat
yang
arahnya
tidak
terduga.
Oleh
karena
itu
pendidik
harus
menyiapkan
strategi
pembelajaran
reflektif
dan
kolaboratif.
Penelitian
ini
bertujuan
menjelaskan
menanamkan
multikultural
melalui
sosial
emosional
sosiologi.
Metode
penelitian
digunakan
adalah
deskriptif
dengan
pendekatan
kualitatif
studi
literatur
sebagai
sumber
data
sekunder
primer
diperoleh
dari
hasil
praktik
mengajar
pernah
dilakukan.
menunjukkan
emotional
learning
(SEL)
dalam
sosiologi
dapat
diintegrasikan
kerangka
CASEL
5.
Kompetensi
ditumbuhkan
toleransi
diantaranya
kesadaran
diri,
manajemen
sosial,
keterampilan
hubungan
pengambilan
keputusan
bertanggung
jawab.
Kebaruan
yaitu
implementasi
unsur
menggunakan
menjadi
acuan
dileti
lebih
lanjut
berikutnya.